Mengurangi Berat Badan
Sebuah problem yang sering dihadapi semua orang terutama
bagi remaja. Masalah ini sering membuat kita tidak percaya diri. Sebenarnya banyak
cara untuk mengurangi kegemukan seperti: olah raga dan sering beraktifitas. Tetapi
dengan ramuan tradisional dapat mengurangi
berat badan.
Untu itu anda harus menyediakan 3 sendok makanan the. 1
buah jeruk nipis, 1 gelas air masak, terus campurlah perasan jeruk nipis dengan
segelas the. Aduk sampai rata. Pakai ramuan ini setiap pagi dan sore. (masing –
masing setengah gelas)
Jika anda tidak sempat olah raga maka gunakanlah
kegiatan rutin sebagai sarana berolah raga. Misalnya jika rumah atau kantor
sudah agak dekat turunlah dari mobil gunakan jalan kaki menuju rumah atau kantor.
Berat badan anda hanya akan efektif diturunkan jika anda
mau bergerak, berjalan kaki, berlari atau aktivitas lainnya
Penyebab Obesitas
Secara ilmiah, obesitas terjadi akibat mengonsumsi kalori lebih banyak dari
yang diperlukan oleh tubuh.
Ada dua pola makan abnormal yang
bisa menjadi penyebab obesitas yaitu makan dalam jumlah sangat banyak (binge) dan
makan di malam hari (sindroma makan pada malam hari). Kedua pola makan ini
biasanya dipicu oleh stres dan kekecewaan. Binge mirip dengan bulimia nervosa,
dimana seseorang makan dalam jumlah sangat banyak, bedanya pada binge hal ini
tidak diikuti dengan memuntahkan kembali apa yang telah dimakan. Sebagai
akibatnya kalori yang dikonsumsi sangat banyak. Pada sindroma makan pada malam
hari, adalah berkurangnya nafsu makan di pagi hari dan diikuti dengan makan
yang berlebihan, agitasi dan insomnia pada malam hari.
Gejala obesitas
Penimbunan lemak yang berlebihan dibawah diafragma dan di dalam dinding dada bisa menekan paru-paru, sehingga timbul gangguan pernapasan dan sesak napas, meskipun penderita hanya melakukan aktivitas yang ringan. Gangguan pernapasan bisa terjadi pada saat tidur dan menyebabkan terhentinya pernapasan untuk sementara waktu (tidur apneu), sehingga pada siang hari penderita sering merasa ngantuk.
Obesitas bisa menyebabkan berbagai masalah ortopedik, termasuk nyeri punggung bawah dan memperburuk osteoartritis (terutama di daerah pinggul, lutut dan pergelangan kaki). Juga kadang sering ditemukan kelainan kulit. Seseorang yang menderita obesitas memiliki permukaan tubuh yang relatif lebih sempit dibandingkan dengan berat badannya, sehingga panas tubuh tidak dapat dibuang secara efisien dan mengeluarkan keringat yang lebih banyak. Sering ditemukan edema (pembengkakan akibat penimbunan sejumlah cairan) di daerah tungkai dan pergelangan kaki.
Penimbunan lemak yang berlebihan dibawah diafragma dan di dalam dinding dada bisa menekan paru-paru, sehingga timbul gangguan pernapasan dan sesak napas, meskipun penderita hanya melakukan aktivitas yang ringan. Gangguan pernapasan bisa terjadi pada saat tidur dan menyebabkan terhentinya pernapasan untuk sementara waktu (tidur apneu), sehingga pada siang hari penderita sering merasa ngantuk.
Obesitas bisa menyebabkan berbagai masalah ortopedik, termasuk nyeri punggung bawah dan memperburuk osteoartritis (terutama di daerah pinggul, lutut dan pergelangan kaki). Juga kadang sering ditemukan kelainan kulit. Seseorang yang menderita obesitas memiliki permukaan tubuh yang relatif lebih sempit dibandingkan dengan berat badannya, sehingga panas tubuh tidak dapat dibuang secara efisien dan mengeluarkan keringat yang lebih banyak. Sering ditemukan edema (pembengkakan akibat penimbunan sejumlah cairan) di daerah tungkai dan pergelangan kaki.
Komplikasi akibat obesitas
Obesitas meningkatkan risiko terjadinya sejumlah penyakit menahun seperti:
Obesitas meningkatkan risiko terjadinya sejumlah penyakit menahun seperti:
- Diabetes tipe 2 (timbul pada masa dewasa)
- Tekanan darah tinggi (hipertensi)
- Stroke
- Serangan jantung (infark miokardium)
- Gagal jantung
- Kanker (jenis kanker tertentu, misalnya kanker prostat dan kanker usus besar)
- Batu kandung empedu dan batu kandung kemih
- Gout dan artritis gout
- Osteoartritis
- Tidur apneu (kegagalan untuk bernapas secara normal ketika sedang tidur, menyebabkan berkurangnya kadar oksigen dalam darah)
- Sindroma Pickwickian (obesitas disertai wajah kemerahan, underventilasi dan ngantuk).
untuk menurunkan berat badan terdiri
dari:
Double Cellulose Tablets (Isi: 70 tablet/botol)
Dosis : 3 x 4 tablet/hari, diminum sebelum makan
Fungsi : Sebagai serat alami untuk mengikat lemak dan toksin. Kuyah sebelum makan untuk memberi efek kenyang sehingga tidak banyak makan. Kunyah setelah makan untuk membuang lemak yang ada dalam makanan.
Dosis : 3 x 4 tablet/hari, diminum sebelum makan
Fungsi : Sebagai serat alami untuk mengikat lemak dan toksin. Kuyah sebelum makan untuk memberi efek kenyang sehingga tidak banyak makan. Kunyah setelah makan untuk membuang lemak yang ada dalam makanan.
Chitin Chitosan Capsules (Isi: 100 kapsul/botol)
Dosis : 3 x 2 kapsul/hari, diminum sesudah makan
Fungsi : Sebagai serat alami untuk mengikat dan membuang lemak dan toksin.
Dosis : 3 x 2 kapsul/hari, diminum sesudah makan
Fungsi : Sebagai serat alami untuk mengikat dan membuang lemak dan toksin.
Jiang Zhi Tea (Isi:
40 bungkus/kotak)
Dosis : 3 x 1 bungkus/hari, diseduh dgn air panas dan diminum sesudah makan
Fungsi : Melebur lemak darah dan membuangnya.
Dosis : 3 x 1 bungkus/hari, diseduh dgn air panas dan diminum sesudah makan
Fungsi : Melebur lemak darah dan membuangnya.